Latest Post

Showing posts with label MotoGP. Show all posts
Showing posts with label MotoGP. Show all posts

Dilanda Rumor Pensiun, Ini Jawaban Rossi

Written By Unknown on Wednesday, May 9, 2012 | Wednesday, May 09, 2012

Angka merah yang menghiasi rapor Valentino Rossi tidak membuatnya frustasi. Sebaliknya, joki berjuluk The Doctor itu tidak pernah lelah melakukan segala perbaikan pada Ducati GP12 geberannya.

Satu musim bersama Ducati, Rossi yang terkenal andal memanfaatkan sudut sempit tikungan untuk melewati lawan nampak kesulitan menaklukkan Kuda Besinya. Banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas. Hingga memasuki musim ini, rider Italia itu pun masih berkutat dengan masalah teknis.

Konsentrasinya yang terpecah untuk membangun motor yang kompetitif, tidak pelak berkolerasi besar dengan prestasinya di atas lintasan. Rossi kini lebih sering berada di rombongan belakang. Kontras dengan prestasinya tiga tahun silam, saat dia berhasil merebut mahkota juara dunia terakhir kalinya bersama Yamaha.

Namun dia tidak meratapi nasib. Dia mengatakan tidak akan mundur dari Ducati seperti rumor yang mengemuka belakangan ini. Pembalap eksentrik ini menegaskan dia akan terus mencari jalan keluar atas masalah yang manghadangnya.

"Saya tidak mencapai performa 100 persen. Sementara pembalap lainnya lebih kompetitif. Saya hanya ingin menang dan selalu menderita jika berada di barisan belakang," keluh Rossi usai menerima penghargaan dari Televisi Italia sebagai sosok 'sepekan yang tidak bisa dilupakan'

"Saya akan tetap bersama Ducati. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membuat Rossi dan Ducati bekerja. Kami selalu mencobanya dalam setiap balapan dan kami tidak akan pernah menyerah," janji Rossi.

Tim masih bekerja keras
Setali tiga uang dengan Rossi, awak mekanik di Bologna juga tidak pernah berhenti mencari settingan motor terbaik untuk Rossi. Beragam eksperimen terus dilakukan. Manajer tim Ducati. Termasuk mengendalikan tenaga besar motor pabrikan asal Italia tersebut.

"Kami sedang bekerja untuk meningkatkan driveability. Dalam hal ini, bagian pada mesin yang memiliki torsi lebih pada rpm (putaran mesin) rendah dan memiliki daya lebih kecil pada high revs (putaran tinggi), untuk membantu Anda bisa membuka penuh gas saat menikung," ujar Preziosi dikutip dari Crash.

Sulitnya membendung semburan tenaga Ducati disanyalir menimbulkan gejala understeer pada motor Rossi. "Sebuah respon halus bisa membantu understeer. Tapi kami juga melakukan beberapa perbaikan sasis untuk mengurangi understeer," sambungnya.

Dia mengatakan, serangkaian perbaikan ini mulai terlihat hasilnya pada seri ke 10. "Kami pikir, ini paket upgrade lengkap ini akan berakhir di GP Laguna Seca."

"Rencananya, kami akan melakukan sesi test pada Rossi dan (Nicky) Hayden pada Mei, Juni, dan Juli. Juli ujicoba setelah balapan. Mei dan Juni kami hanya berujicoba sendiri," tuturnya.

"Pada balapan di Mugello (seri sembilan, 15 Juli), kami tidak bisa memakai paket total karena driveability mesin terkait dengan regulasi penggunaan mesin," lanjut Preziosi menyinggung aturan pemakaian enam mesin di kelas MotoGP dalam satu musim. (irb)

• VIVAnews

Ducati Masih Percaya Kemampuan Rossi

Ducati masih sepenuhnya percaya dengan kemampuan Valentino Rossi untuk bersaing di MotoGP 2012. Tim asal Italia itu juga masih memberi kepercayaan terhadap Kepala Mekanik Jeremy Burgess.

Duet Rossi dan Burgess belum juga mampu mengulang sukses mereka saat seperti memperkuat Honda dan Yamaha. Bersama Ducati, duet Rossi dan Burgess justru tampil mengecewakan. Musim lalu, The Doctor hanya mampu meraih satu podium.

Kondisi Ducati tidak kunjung membaik musim ini. Dari tiga seri yang sudah dilalui, prestasi terbaik Rossi adalah posisi ketujuh di MotoGP Portugal, pekan lalu. Pembalap asal Italia itu pun beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya terhadap motor GP12.

Direktur Teknik Ducati, Filippo Preziosi, mengatakan pihaknya masih mempercayai kemampuan keduanya. Preziosi menilai, langkah Ducati membuat motor yang cocok dengan gaya membalap Rossi adalah cara menuju sukses.

"Pastinya tantangan ini harus dilalui. Karena kami ingin membuat motor untuk Valentino. Kami percaya bahwa motor yang disukai Valentino, adalah motor yang bagus untuk semua pembalap," ujar Preziosi seperti dilansir Autosport.

"Kami mengikuti arah yang dirasakan Valentino. Tentunya kami berusaha melakukan yang terbaik, yang saat ini terasa kurang untuk lebih cepat dari Honda. Tapi, pastinya kami akan berusaha ke arah yang ditunjukkan Valentino," sambungnya.

Preziosi juga menyatakan Ducati mendukung 100 persen kerja Burgess. "Kami memberi Jeremy 100 persen kebebasan, untuk memberikan setelan terbaik untuk Valentino. Tugas Ducati adalah menyuplai material," papar Preziosi. (irb)

• VIVAnews

Grafik Perbaikan Ducati GP12 Meningkat Pesat

Written By Unknown on Sunday, May 6, 2012 | Sunday, May 06, 2012

Valentino Rossi mantap menatap MotoGP Portugal di Estoril. Grafik perbaikan meningkat pesat Ducati GP12 di beberapa titik menjadi alasan utama The Doctor bisa bangkit dari serangkaian hasil kurang memuaskan di dua seri awal musim ini.

Meski percaya diri, juara dunia MotoGP tujuh kali itu mengatakan, timnya masih perlu melakukan perbaikan di motor untuk menaklukkan Estoril. Rossi sempat menorehkan waktu terbaik ke-3 dalam sesi latihan bebas pertama. Dia menorehkan waktu 1 menit 41,502 detik.

Langkahnya meniru setingan motor rekan satu timnya, Nicky Hayden, mulai membuahkan hasil menatap balapan di sirkuit sepanjang 4,182 kilometer itu. "Sesi latihan bebas pertama tidak terlalu buruk," kata Rossi dikutip dari Autosport.
"Selisih waktu saya tidak terlalu jauh dari beberapa pembalap teratas," dia melanjutkan.

Rossi sedikit menyesalkan lambat panas untuk memahami seluk beluk Kuda Besinya untuk mendapatkan hasil optimal. Namun, sekarang, dia telah menemukan cara untuk memperbaiki grafik menurun GP12 geberannya.

"Sayangnya, kami kehilangan terlalu banyak dua sampai tiga poin. Untuk alasan ini, saya masih terlalu jauh. Tapi sekarang, kami mencoba untuk memahami mengapa bisa terjadi dan kami harus memperbaiki motor dengan cepat di trek," urainya.

Menurut Rossi, hingga saat ini seluruh awak tim terus melanjutkan perbaikan pada motornya setelah seri ke-2 di MotoGP Spanyol, mengingat masih banyak kekurangan pada motornya jelang balapan di Estoril, 6 Mei 2012.

"Di bagian trek yang cepat saya kehilangan terlalu banyak waktu. Jadi, kami hanya perlu memahami bagaimana saya bisa melesat lebih cepat di dua sampai tiga area untuk menjaga waktu lap terbaik," tuturnya.
"Tapi, tidak di sektor pertama dan ketiga. Motor lebih baik saat mengerem dan stabil saat keluar dari tikungan, dan di sana lah saya bisa mendekati pembalap papan atas," tambah rider asal Italia tersebut. (art)


• VIVAnews

Pole Position Milik Stoner

Casey Stoner meraih pole position pertamanya di musim ini. Dia menorehkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi MotoGP Portugal di sirkuit Estoril, Sabtu 5 Mei 2012. Stoner mencatatkan waktu 1 menit 37, 188 detik.

Di belakangnya, bertengger rekan satu timnya Dani Pedrosa. The Little Spaniard sukses merebut posisi start kedua dengan waktu 1 menit 37,201 detik. Pada seri ke-2 lalu di MotoGP Spanyol, Pedrosa juga mengawali balapan dari grid kedua.

Hasil mengejutkan di sesi ini justru didapat rider tim satelit Yamaha, Cal Crutchlow. Rider Inggris itu akan mengawali balapan di baris ketiga, di belakang Stoner dan Pedrosa yang tidak terbendung pada sesi pencarian waktu untuk menentukan posisi start.

Sementara itu, Jorge Lorenzo harus puas di posisi empat mendapatkan waktu 1 menit 37,466 detik dibuntuti rekan satu timnya, Ben Spies. Sangat disayangkan, Spies harus memulai lomba dari urutan lima, mengingat rapor bagusnya dalam dua sesi latihan bebas.

Duet Ducati Nicky Hayden dan Valentino Rossi yang awalnya sama-sama optimistis bisa melesat cepat di kualifikasi ternyata harus memulai balapan dari luar format lima besar pembalap. Rossi berada di peringkat 9, sedangkan Hayden satu tempat di bawah rekan satu timnya.

Sesi kualifikasi yang awalnya berjalan sesuai rencana sempat terhenti setelah bendera merah dikibarkan menyusul insiden yang menimpa Randy de Puniet (FRA Power Electronics Aspar) dengan Colin Edwards (NGM Forward Racing), saat kualifikasi baru berjalan 12 menit. Kecelakaan tersebut terjadi di turn ke-4.

Hasil Kualifikasi MotoGP Portugal
1-Casey Stoner-AUS-Repsol Honda (RC213V)-1m 37.188s
2-Dani Pedrosa-ESP-Repsol Honda (RC213V)-1m 37.201s
3-Cal Crutchlow-GBR Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)-1m 37.289s
4-Jorge Lorenzo-ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1)-1m 37.466s
5-Ben Spies-USA-Yamaha Factory Racing (YZR-M1)-1m 37.723s
6-Alvaro Bautista-ESP-San Carlo Honda Gresini (RC213V)-1m 37.917s
7-Andrea Dovizioso-ITA-Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)-1m 37.943s
8-Hector Barbera-ESP-Pramac Racing (GP12)-1m 38.006s
9-Valentino Rossi-ITA-Ducati Team (GP12)-1m 38.059s
10-Nicky Hayden-USA-Ducati Team (GP12)-1m 38.253s
11-Stefan Bradl-GER LCR Honda MotoGP (RC213V)-1m 38.265s
12-Aleix Espargaro-ESP Power Electronics Aspar (ART CRT)-1m 39.353s
13-Karel Abraham-CZE-Cardion AB Motoracing (GP12)-1m 39.398s
14-Randy De Puniet-FRA-Power Electronics Aspar (ART CRT)-1m 39.586s
15-Yonny Hernandez-COL-Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)-1m 40.029s
16-Michele Pirro-ITA-San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT)-1m 40.225s
17-Mattia Pasini-ITA-Speed Master (ART CRT)-1m 40.387s
18-Colin Edwards-USA-NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT)-1m 40.964s
19-James Ellison-GBR-Paul Bird Motorsport (ART CRT)-1m 41.394s
20-Danilo Petrucci-ITA-Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT)-1m 41.486s
21-Ivan Silva-ESP-Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)-1m 41.490s
(art)


• VIVAnews