Home » » Uang Muka Naik, Penjualan Suzuki Turun 20 %

Uang Muka Naik, Penjualan Suzuki Turun 20 %

Written By Dino Hadi Prawira on Sunday, June 17, 2012 | Sunday, June 17, 2012

Naiknya uang muka atau down payment (DP) 25 persen sampai 30 persen terhadap kredit kendaraan bermotor membuat  PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) pesimis dapat meraih target penjualan motornya tahun ini. Suzuki memperkirakan penjualan tahun 2012 akan turun hingga 20 persen dari target semula.

Direktur Penjualan dan Pemasaran 2W PT SIS Paulus Sugih Firmanto mengatakan meski penjualan diperkirakan turun, ia optimis untuk tetap memperluas jaringan penjualannya tahun ini. Saat ini Suzuki memiliki 1.150 outlet di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Atau naik dibanding tahun lalu sebesar 980 unit.

Di sisi lain, aturan DP itu memberikan nilai positif terhadap daya beli masyarakat di tanah air. Menurutnya dengan DP rendah, konsumen tidak berfikir jangka panjang dalam hal keuangannya. Alasannya pembeli asal mengambil sepeda motor tanpa memperhitungkan biaya untuk membayar angsuran.

"Kalau sekarang mereka betul-betul mempersiapkan biaya untuk kebutuhan dan pengeluarannya," ujarnya di Jakarta Fair atau pekan Raya Jakarta 2012.

Paulus menjelaskan di acara PRJ ini, SIS hanya menargetkan penjualan motor Suzuki sebanyak 1.000 unit. Ia tak menampik kemungkinan adanya kenaikan DP itu semua produsen mobil atau motor juga akan terkena dampak serupa.

Seperti diketahui mulai 15 Juni 2012, mulai berlaku aturan kenaikan uang muka kredit kendaraan bermotor. Bagi nasabah yang membeli kendaraan melalui kredit kendaraan bermotor di bank akan dikenakan DP 25 persen untuk pembelian kendaraan bermotor roda duan. Sedangkan untuk kendaraan roda empat minimal 30 persen. Sedangkan untuk kendaraan roda empat untuk keperluan produktif dikenakan DP 20 persen.

Sedangkan untuk kredit kendaraan bermotor di lembaga pembiayaan (multifinance), untuk kredit roda dua minimal DP sebesar 20 persen, dan kredit mobil sebesar 25 persen. (eh)

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!