Home » » Begini Tips Bos OLX Agar Dagangan Cepat Laku di Online

Begini Tips Bos OLX Agar Dagangan Cepat Laku di Online

Written By Dino Hadi Prawira on Monday, February 20, 2017 | Monday, February 20, 2017

TEMPO.CO, Jakarta - Chief Marketing Officer OLX Indonesia, Edward Kilian, menyebut sejumlah cara  bagaimana barang yang dijual di platform OLX cepat laku. Yakni judul harus jelas, foto harus jelas dan deskripsi barang yang dijual jelas.

"Semakin jujur dan semakin jelas deskripsi barang maka akan semakin mudah transaksi terjadi," ucapnya di Jakarta, Jumat 17 Februari 2017.

Edward menuturkan, 70 persen barang yang dijual di OLX cepat laku, sementara 30 persennya tidak laku.  Barang yang tidak laku itu biasanya berkaitan dengan harga.

Menurut Edward, biasanya barang yang tidak laku itu orang-orang yang menjualnya kurang rela. Misalnya jual handphone, orang lain menjual Rp 7 juta,  dengan barang yang sama kita jual Rp 7,5 juta.

Justru semakin tinggi, semakin ragu-ragu orang menawar,  katanya, kecuali barang tersebut sangat unik, barang kolektibel yang mungkin hanya kita yang memiliki.

"Tetapi jika barang tersebut orang lain juga punya, saran kami jual aja  dengan harga yang sama. Sesuatu yang ada di harga pasaran akan cepat lakunya," katanya.

Sementara untuk kategori yang paling cepat laku, menurut Edward, hampir 50-70 persen laku di semua kategori.

"Kategori yang paling cepat laku di OLX adalah hampir 50-70 persen laku disemua kategori. Tentu saja kategori terbesar kita adalah gadget, elektronik, mobil, motor itu di lakunya sangat cepat."

Edward mengungkapkan, pada Januari mobil Avanza yang dijual di OLX laku kurang dari 2 hari, sementara motor 1,5 hari dan gadget bisa laku satu hari.

"Bulan Januari satu mobil Avanza bisa laku 2 hari, kemudian kita lihat bahwa satu UNIT motor laku dalam waktu 1,5 hari. Kalau  gadget seperti Samsung, Aple laku dalam satu hari," ungkapnya.

TONGAM SINAMBELA | UWD
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!