Written By Dino Hadi Prawira on Saturday, April 28, 2012 | Saturday, April 28, 2012

Banyak yang kaget ketika Barcelona menunjuk Tito Vilanova sebagai pengganti Pep Guardiola pada musim depan. Bahkan, Barca dinilai sedang berjudi, mengingat reputasi Vilanova belum teruji. Namun, ini dinilai perjudian yang bijak, mengingat Vilanova tahu betul gaya permainan Barcelona dan dekat dengan pemain, pun mantan pelatih tim yunior.

Namun, siapa yang mengira Guardiola akan menjadi pelatih sukses dan menghadirkan 13 gelar dalam empat musim? Pertimbangan itulah yang membuat Barcelona berani berjudi kepadanya. Apalagi, karakter Vilanova hampir sama dengan Guardiola dan dia memiliki potensi untuk menjadi pelatih besar.

Guardiola dan Vilanova memiliki banyak kesamaan dan mereka sangat akrab. Guardiola sering meminta pendapat mantan pelatih tim junior itu jika harus megubah strategi dalam pertandingan.

Kepribadian mereka nyaris serupa. Keduanya sama-sama berbicara dengan lembut, bekerja keras, dan sama-sama suka permainan mengalir dengan penguasaan bola yang kuat.

Vilanova yang berumur 42 tahun itu mungkin mendapat beban berat harus menggantikan Guardiola. Tetapi, dia dinilai bisa menanggungnya. Apalagi, dia punya hubungan dekat denan para pemain, terutama pemain hasil asuhan Barcelona. Sebab, sebagian besar adalah mantan anak didiknya di tim yunior.

Setelah kariernya sebagai pemain biasa-biasa saja dan pernah memperkuat Celta Vigo serta Elche, pada musim 2001-02 dia meniti karier pelatih. Dia menjadi pelatih tim yunior Barcelona di La Masia. Dia ikut melatih pemin-pemain muda berbakat, seperti Lionel Messi, Cesc Fabregas, dan Gerard Pique.

"Untuk Tito (Vilanova), saya berharap yang terbaik dalam kesempatan yang diberikan kepadanya sebagai pelatih," tulis Fabregas di akun Twitter.

"Kami semua tetap bersatu. Ketika aku masih kanak-kanak, aku melihatnya (Vilanova) bukan sekadar pribadi yang hebat, melainkan juga manajer yang luar biasa," puji Fabregas.

Vilanova mulai mendampingi Guardiola sejak di Barcelona B pada 2007 dan keduanya mengantarkan tim meraih promosi ke Divisi III. Begitu Guardiola ditunjuk sebagai Pelatih Barcelona senior, Vilanova juga mendampinginya.

Tentang keputusan manajemen Barcelona memilih Vilanova sebagai penggantinya, Guardiola menyebut hal itu keputusan yang bijaksana. "Dia (Vilanova) orang yang mampu dan sudah dikenal pemain. Saya sering berdiskusi dengannya. Dia akan memberikan banyak hal kepada klub dan pemain," puji Guardiola.

Tugas Vilanova di musim depan menambah beberapa pemain dan kemungkinan kehilangan beberapa pemain pula. Eric Abidal kemungkinan akan pindah atau berhenti bermain. Kapten Carles Puyol mungkin tak bisa selalu diturunkan lagi karena usia. Xavi Hernandez juga mulai tua. Namun, dia tak akan kesulitan mencari bakat baru karena mengenal betul akademi sepak bola Barcelona yang memiliki banyak bakat. (AP)
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Please comment and your comments are very useful for the development of this blog. Do not forget to comment ethics, and do not waste time trying to spam. Thank You!